Tampilkan postingan dengan label Gramschi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gramschi. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juli 2012


Enam tahun kemudian, ayahnya dicopot dari posisinya sebagai pegawai dan dijebloskan di penjara karena dituduh korupsi, sehingga Antonio bersama ibunya harus perpindah ke kota lain dan hidup mereka menjadi agak sulit. Selama masih anak, dia jatuh dan menjadi cacat, dan seumur hidup dia kurang sehat.
Sewaktu mahasiswa di Cagliari dia menemui golongan buruh dan kelompok sosialis untuk pertama kalinya. Tahun 1911 dia mendapatkan beasiswa untuk belajar di Universitas Turino. Kebetulan sekali Palmiro Togliatti, yang kelak menjadi Sekertaris Jendral Partai Komunis Italia (PCI), mendapatkan beasiswa yang sama. Di Universitas tersebut Gramsci juga berkenalan dengan Angelo Tasca dan sejumlah mahasiswa lainnya yang kemudian berperan besar dalam gerakan sosialis dan komunis di Italia.

sementara kritik terhadap Croce dan intelektual Italia merupakan titik awal intelektual dari Catatan dari Penjara, fasisme dan revolusi kelas buruh Italia merupakan subjek politik Catatan yang utama. Mengapa fasisme berjaya di Italia? Atau, mengapa usaha kelas buruh Italia merebut kekuasaan pada tahun 1919-1920 gagal? Ini merupakan dua pertanyaan yang dicoba dijawab Gramsci. awaban Gramsci terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat disimpulkan secara luas demikian:
1. Keterbelakangan historis kapitalisme Italia merupakan penyebab utama fasisme. Fasisme merupakan usaha kapitalisme Italia untuk menyelesaikan masalah keterbelakangannya dengan bergantung pada kelas menegah Italia untuk menjalankan strategi "revolusi pasif" atau    reformasi terbatas dari atas.

Minggu, 22 Juli 2012


Ideologi, Hegemoni,
Dan Kontra Hegemoni
Damar Juniarto

1.    Pengantar
Tak dapat dipungkiri, kita hidup terasing dan tertindas dalam Abad Kapitalisme. Pergeseran tahun ke abad yang baru, yakni abad ke-21, tidak berarti banyak bagi kita, kecuali kehidupan yang kian susah dan berat bagi kelas pekerja. Bayang-bayang akan naiknya harga listrik, BBM, biaya pendidikan, tarif kesehatan berderet-deret menakutkan hingga terasa mencekik leher kita. Memang, sehari-harinya kita cuma bisa menyaksikan iblis Kapitalisme menjerat dan mencengkeram kaum pekerja: buruh, petani-nelayan, kaum miskin kota, dan masyarakat tertindas lainnya. Tak cukup dengan mengembosi pemasukan mereka (UMR/gaji), tetapi agen-agen Kapitalis juga berupaya mencuci otak dan membodohi kaum pekerja dengan ilusi-ilusi akan kehidupan yang mewah, tertib, seragam. Dengan sistematis, musuh-musuh kaum pekerja itu telah berupaya menutupi konflik-konflik kelas yang terjadi dengan bumbu-bumbu yang indah-indah untuk didengar, dilihat, dan dibaca.

Selasa, 10 Juli 2012


Date : Thursday, March 02 2000

"Revolusi proletarian tidak bisa tidak harus merupakan revolusi total.
Revolusi ini merupakan terbentuknya moda-moda produksi perburuhan baru, moda-moda produksi dan distribusi baru yang bersifat unik bagi kelas
buruh dalam determinasi sejarahnya dalam arus proses kapitalis. Revolusi ini juga mendorong terbentuknya seperangkat standar baru, sebuah psikologi baru, cara berperasaan, berpikir dan hidup yang baru yang harus spesifik bagi kelas buruh, yang ia ciptakan, dan akan menjadi "dominan" ketika kelas buruh menjadi kelas yang dominan.
Revolusi proletarian pada hakekatnya merupakan pembebasan
kekuatan-kekuatan produksi yang telah ada dalam masyarakat borjuis.
Kekuatan-kekuatan ini dapat diidentifikasikan dalam lingkup ekonomi dan
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!