Enam tahun kemudian, ayahnya
dicopot dari posisinya sebagai pegawai dan dijebloskan di penjara karena
dituduh korupsi, sehingga Antonio bersama ibunya harus perpindah ke kota lain
dan hidup mereka menjadi agak sulit. Selama masih anak, dia jatuh dan menjadi
cacat, dan seumur hidup dia kurang sehat.
Sewaktu mahasiswa di Cagliari
dia menemui golongan buruh dan kelompok sosialis untuk pertama kalinya. Tahun
1911 dia mendapatkan beasiswa untuk belajar di Universitas Turino. Kebetulan
sekali Palmiro Togliatti, yang kelak menjadi Sekertaris Jendral Partai Komunis
Italia (PCI), mendapatkan beasiswa yang sama. Di Universitas tersebut Gramsci
juga berkenalan dengan Angelo Tasca dan sejumlah mahasiswa lainnya yang
kemudian berperan besar dalam gerakan sosialis dan komunis di Italia.


