Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2012


Oleh Yasraf Amir Piliang

            TULISAN Rizal Mallarangeng di Harian Kompas (19 Januari 2000) yang berjudul Konflik Maluku dan Reorientasi Ilmu Sosial secara menarik menyoroti tentang peran ilmuwan sosial dalam berbagai peristiwa konflik yang terjadi di Tanah Air akhir-akhir ini, khususnya konflik Ambon.
            Ia menyimpulkan bahwa peran ilmuwan sosial tersebut sangat timpang, yaitu terlalu terperangkapnya mereka di dalam retorika-retorika ilmiah yang bersifat umum dan makro, dengan argumen ilmiah yang bersifat stereotip dan tautologis, sehingga melupakan mereka pada persoalan-persoalan sosial mikro yang justru sangat penting dalam menyingkap realitas konflik sosial yang sesungguhnya.
            Usulan Mallarangeng agar digalakkan penelitian-penelitian mikro terhadap berbagai bentuk konflik tersebut perlu disambut dengan baik. Akan tetapi, tentunya dengan usulan ini tidak berarti bahwa telah tertutup pintu bagi berbagai 'cara melihat' (point of view) yang lain terhadap berbagai fenomena konflik sosial tersebut.

Jumat, 22 Juni 2012

Oleh: DR. Dimitri Mahayana Pengamat Sosial (Dosen Jurusan Teknik Elektro ITB)
Geger harga gabah akhir-akhir ini tidak lepas dari globalisasi yang memihak dan keinginan primordial kapitalisme Barat untuk mengakumulasikan the wealth of nations  (kekayaan-kekayaan bangsa-bangsa) di seantero dunia untuk kepentingan their nations (bangsa-bangsa mereka). Skenarionya sederhana, mekanisme pasar bebas membuat mungkin bagi korporasi-korporasi multi nasional untuk merekayasa harga gabah turun. Bila harga gabah turun,petani Indonesia kalang kabut. Akhirnya terpaksa sebagian dari mereka berbondong-bondong mencari profesi lain. Di sini, berbagai Multi National
Oleh:Al-Marhum Sayyid Muhammad Husayn Al-Tabatabai


Konsep Al-Wilayah
Kita yang hidup di alam cakarewala ini, secara kehidupan bermasyarakat tidak akan melalui kehidupan ini secara sewenang-wenangnya. Sebaliknya setiap seseorang dari kalangan kita mesti menyumbangkan saham yang besar dengan mengorbankan keupayaan kebendaan dan pemikiran untuk menangani kehidupan ini sebaik mungkin. Selanjutnya kita seharusnya mencurahkan seluruh keupayaan dan tenaga berkelompok kita dalam membataskan kedudukan sosial dan keperluan yang tersendiri.

Sabtu, 16 Juni 2012



Jumat, 15 Juni 2012


Kamis, 14 Juni 2012





Rabu, 13 Juni 2012



oleh; Leon Trotsky
Setiap kelas yang berkuasa pasti menciptakan budayanya sendiri, dan karenanya juga menciptakan seni mereka sendiri. Sejarah telah menyaksikan adanya budaya-budaya perbudakan dari Timur dan keantikan budaya klasik, budaya feodal Eropa zaman

MENCEGAH KONFLIK DENGAN ENNEAGRAM

  Ini bukan sejenis horoskop, atau ramalan rajah tangan. Tapi
  cara kuno yang mampu membaca dan mengenal beragam watak atau
  kepribadian orang. Banyak individu memakai enneagram dalam
  pergaulan untuk mencegah konflik dengan orang lain, dan tak
  sedikit perusahaan memanfaatkannya agar tak salah memilih
  calon karyawan.

Kamis, 07 Juni 2012


DALAM masyarakat plural, seperti Indonesia, perbincangan mengenai relasi antara agama, demokrasi, dan multikulturalisme merupakan tema yang selalu menarik dan tak ada habis-habisnya untuk didiskusikan.

Rabu, 06 Juni 2012


Nurcholish Madjid

A. Mukadimah

Untuk kesekian kalinya kita akan coba bahas hubungan agama dan politik dalam Islam.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!