Alois A Nugroho (Direktur Pascasarjana Unika Indonesia Atma Jaya, Jakarta )
POSTMODERNISME
sering dikatakan "membunuh rasio". Namun, sebenarnya tidak, ia hanya
memecah belah dan membiarkannya tetap terpecah belah. Dampak pecah belah itu
pun tak perlu diartikan sebagai adu domba. Benturan peradaban sering kali
dianggap merupakan ekses dari postmodernisme. Sebenarnya tidak.
BENTURAN
peradaban barangkali lebih harus menjadi tanggung jawab modernisme daripada
postmodernisme. Dalam bentuknya yang lebih moderat, postmodernisme masih


