Tampilkan postingan dengan label WacanaUmum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WacanaUmum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juli 2012


Disebut mendahului kebenaran apabila pemikir telah menyimpulkan kebenaran sesuatu sedangkan ia belum sampai pada titik kesimpulan yang sesungguhnya. Hasil pemikiran seperti itu tidak boleh dijadikan hujah atau dalil dan belum boleh dikatakan sebagai akal yang benar. Hal semacam itu banyak dialami oleh manusia sehingga ia merasa bahawa hasil pemikirannya benar, padahalnya belum sampai pada titik kebenaran, tetapi baru sampai pada tingkat bayang-bayang kebenaran. Memang ia seperti benar, tetapi tidak benar dan hanya mirip benar atau benar menurut dugaannya sebagaimana disebutkan dalam al-Qur'an Surah al-Kahfi ayat 103-104:
Bermaksud:"Katakanlah; Apakah akan kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?. Iaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya (menyangka diri mereka benar)."

Jumat, 22 Juni 2012


Alois A Nugroho (Direktur Pascasarjana Unika Indonesia Atma Jaya, Jakarta)

POSTMODERNISME sering dikatakan "membunuh rasio". Namun, sebenarnya tidak, ia hanya memecah belah dan membiarkannya tetap terpecah belah. Dampak pecah belah itu pun tak perlu diartikan sebagai adu domba. Benturan peradaban sering kali dianggap merupakan ekses dari postmodernisme. Sebenarnya tidak.
BENTURAN peradaban barangkali lebih harus menjadi tanggung jawab modernisme daripada postmodernisme. Dalam bentuknya yang lebih moderat, postmodernisme masih

Minggu, 17 Juni 2012




Sabtu, 16 Juni 2012





Jumat, 15 Juni 2012



Kamis, 14 Juni 2012




Rabu, 13 Juni 2012


[ Kilas Balik Gerakan Wanita Indonesia ( Gerwani)]
 Pengantar:
‘Luka’ yang mengangah sejak 34 tahun lalu memang masih terasa dan belum sembuh benar. Sebuah tragedi kemanusian telah terjadi, beribu-ribu ibu kehilangan anak dan suami mereka, entah dipenggal kepalanya atau dibuang ke kamp konsentrasi semacam Pulau Buru.

MENCEGAH KONFLIK DENGAN ENNEAGRAM

  Ini bukan sejenis horoskop, atau ramalan rajah tangan. Tapi
  cara kuno yang mampu membaca dan mengenal beragam watak atau
  kepribadian orang. Banyak individu memakai enneagram dalam
  pergaulan untuk mencegah konflik dengan orang lain, dan tak
  sedikit perusahaan memanfaatkannya agar tak salah memilih
  calon karyawan.


Menutup Abad Gelap
Oleh: Herry Dim

Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah
dengan sapaan palsu. Lalu merekapun belajar
sejarah palsu dari buku-buku palsu. Di akhir sekolah

SKISME DALAM ISLAM
Tinjauan Singkat Secara Kritis-Historis Proses Dini
Perpecahan Sosial-Keagamaan Islam
 
oleh Nurcholish Madjid
 


Peradaban Gender 3000 SM – 1100 Masehi
 
Antara 3000 SM sampai sekitar 1100 Masehi di berbagai belahan bumi sebagaimana tercatat dalam sejarah tertulis, lelaki menganggap diri lebih unggul mengatasi perempuan dalam apa saja.  Hal ini antara lain bisa disimak lewat peninggalan-peninggalan sejarah dan galian-galian arkeologis di Asia Barat, Mesir dan Eropa purba. Sikap superioritas lelaki itu menjadi lebih serem, antara lain karena mewujud dalam norma-norma hukum dan tatacara perg

SASTRA, SENSOR DAN NEGARA
Seberapa Jauhkah Bahaya Novel?
(Literature, Censorship, and the State: How Dangerous are Stories?*)
Oleh Pramoedya Ananta Toer
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!